GARUT – Salah satu sekolah terdampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut pada Selasa (20/9/16) adalah SDN Sukaratu 1 Banyuresmi. Sekolah yang beralamat di Jalan KH. Hasan Arif Kampung Jeger Desa Sukaratu Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, ketika banjir bandang terjadi, ruang kelas 1 dan 2 terendam banjir setinggi 1,5 meter. Tim BERBAGI yang dikoordinir oleh Dadan Sundana, selaku Manager Program, dari hari Rabu (5/10/16) sampai Kamis (6/10/16) melaksanakan Program Benah Sekolah untuk ruang kelas 1 dan 2 SDN Sukaratu 1 Banyuresmi.

Ruang kelas 1 dan 2 ini berjarak 200 meter dari Kelas 3, 4, 5 dan 6 yang sekomplek dengan kantor kelurahan Desa Sukaratu. Pasca banjir bandang, ruang kelas 1 dan 2 tidak bisa dipergunakan sebagaimana biasanya, sehingga siswa-siswi kelas 1 dan 2 terpaksa belajar bersama dengan kelas yang lain yang hanya dipisahkan oleh sekat pembatas.

Di hari pertama benah sekolah, Rabu (5/10/16), Tim BERBAGI melaksanakan aksi bersih-bersih dan pengecatan dinding luar untuk ruang kelas 1 dan 2, bekas-bekas rendaman banjir masih terlihat jelas dimana-mana. Esoknya, Kamis (6/10/16), Tim BERBAGI melanjutkan pengecatan dinding dalam untuk ruang kelas 1 dan 2. Di Hari ini, BERBAGI mendapatkan bantuan dari ibu-ibu wali murid yang membersihkan lumpur yang masih menggunung di halaman sekolah.

Ketika jam sekolah telah usai, siswa-siswi kelas 1 dan 2 beserta perwakilan guru dan kepala sekolah SDN Sukaratu 1 Banyuresmi menghadiri acara ceremony yang diselenggarakan secara sederhana oleh BERBAGI di ruang kelas 1. Dalam sambutannya, Dudit Setiadi, selaku Direktur, menyampaikan bahwa Indonesia Berbagi bisa ikut membantu melalui Program Benah Sekolah ini, karena ada titipan dari para donatur yang harus ditunaikan.

“Mudah-mudahan bantuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat dan untuk adik-adik semua ada pelajaran yang dapat kita ambil dari bencana yang terjadi, yang pertama bahwa kita sebagai manusia tidak mempunyai kekuatan apapun ketika Allah SWT sudah berkehendak. Yang kedua, kita optimis rasa kesetiakawanan sosial di Indonesia masih ada, terbukti dengan adanya bantuan yang mengalir dari berbagi wilayah dari seluruh Indonesia,” katanya.

Dalam tahap pertama Program Benah Sekolah ini, seperti yang dituturkan oleh Dadan Sundana, kegiatannya berupa pengecatan dinding kelas luar&dalam untuk ruang kelas 1 dan 2, melengkapi alat peraga belajar, white board, spidol, penghapus, penggaris, jam dinding, foto presiden&wapres, serta lambang negara dan juga melengkapi alat kebersihan seperti sapu, pengki, dan tempat sampah.

Kepala sekolah SDN Sukaratu 1 Banyuresmi, Hj. Rohani, mengucapkan banyak terima kasih kepada Indonesia Berbagi yang telah membersihkan dan mengecat ruangan yang begitu luasnya, “Mudah-mudahan kebaikannya dibalas oleh Allah SWT dan siswa-siswi kelas 1 dan 2 bisa belajar kembali seperti biasa di kelasnya sendiri,” ucapnya. (BERBAGI/Nursyamsiah/Garut)


Share it on

Comment (0)


No Comment Yet


Leave a Comment

Membantu usaha seseorang, Akan mengubah dunia ini.