Oleh : H. Deni Mardiana, Lc (Dewan Pengawas Syariat Indonesia Berbagi Foundation)

Bulan ramadhan telah beberapa hari membersamai kita. Bulan yang telah lama kita rindukan kedatangannya hari ini telah mengisi hari-hari kita satu bulan kedepan. Kebahagiaan menyambut ramadhan, tidak hanya kita hadirkan diwaktu awal kedatangannya, namun harus terus kita hadirkan selama ramadhan ini. Tentu dibuktikan dengan beragam aktifitas ketaatan dan peningkatan kualitas ibadah selama ramadhan. Salah satu upaya menjaga agar kualitas ibadah shaum kita semakin meningkat dan ragam aktifitas ketaatan mampu kita hadirkan selama ramadhan ialah dengan mengetahui rahasia dan keutamaan bulan ramadhan.

Tentu kita semua sudah mengetahui keutamaan-keutamaan bulan suci ramadhan, namun tidak salahnya kita kuatkan kembali pemahaman tersebut agar kita semakin bersemangat melaksakanan shaum dibulan ini. Berikut, ada beberapa keutamaan bulan ramadhan yang disampaikan kepada kita melalui hadis-hadis Nabi Muhammad Saw:

1. Ramadhan adalah bulan dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka

عن أنس رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : " هذا شهر رمضان جاءكم تفتح فيه أبواب الجنة وتغلق فيه أبواب النار وتسلسل فيه الشياطين " (أخرجه النسائي)

Dari Anas Bin Malik , Bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Ini adalah bulan ramadhan, telah datang kepada kalian. Dibukakan kepada kalian pintu-pintu surga, ditutup untuk kalian pintu-pintu neraka dan syetan-syetan di bulan itu dibelenggu.” (HR. An-Nasa’i)

Berkata Al-qhodi ‘iyadh : “ Maksud Alloh membuka pintu surga di bulan ramadhan ialah sebagai gambaran dibukakannya peluang-peluang berbuat ketaatan, yang mana peluang kesempatan itu tidak Alloh berikan diluar bulan ramadhan. Misalnya melaksanakan shaum, qiyamu ramadhan dan menunaikan segenap ragam amal kebaikan. Sehingga dengan banyaknya aktifitas ketaaatan itulah yang menyebabkan Alloh memasukkan hambanya ke dalam surga. Adapun ditutupnya pintu neraka dan setan dibelenggu selama bulan ramadhan, merupakan gambaran terjaganya seorang hamba dari perbuatan keji dan munkar selama ramadhan.” (Syarah Shohih Muslim Imam Nawawi)

2. Setiap malam dibulan ramadhan ada keutamaan

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال :" إذا كان أول ليلة من شهر رمضان صفدت الشياطين ومردة الجن ، وغلقت أبواب النار فلم يفتح منها باب ، وفتحت أبواب الجنة فلم يغلق منها باب ، وينادى مناد كل ليلة : يا باغي الخير أقبل ويا باغي الشر أقصر ، ولله عتقاء من النار وذلك كل ليلة (رواه الترمذي وابن ماجة)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika pada awal malam bulan Raamadhan maka para syetan dan pemimpin jin terbelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak satu pintu pun terbuka dan pintu-pintu surga dibuka dan tidak satu pintu pun tertutup lalu ada suara yang menyeru: “Wahai pencari kebaikan, sambutlah! Dan wahai pencari keburukan, cukuplah! Dan Allah mempunyai orang-orang yang dimerdekakan dari neraka dan yang demikian itu pada setiap malam!” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

3. Ramadhan, bulan diturunkannya Alquran

Hal ini sesuai dengan firman Alloh Swt,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa diantara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Imam Ibnu Katsir berkomentar tentang ayat di atas:

Alloh mengagungkan bulan ramadhan dari bulan-bulan yang lain karena diturunkannya Al-quran. Bukan hanya Kitab Alquran, kitab yang lain pun ternyata diturunkan pada bulan ramadhan.Hal ini sesuai petunjuk hadis Nabi Muhammad Saw. Dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: “Sesungguhnya Suhuf Ibrahim diturunkan pada hari pertama Ramadhan, sedangkan kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa pada 6 Ramadhan, Zabur diturunkan kepada Nabi Daud pada 12 Ramadhan, kitab injil diturunkan kepada Nabi ‘Isa pada 18 Ramadhan, adapun al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad pada 24 Ramadhan.

Riwayat yang semakna dengan ini dinukil pula dari sekelompok sahabat seperti Wailah bin Al-Asyqa’ dan Aisyah Radhiyallahu ‘anhuma. Dan diriwayatkan pula secara ma’ruf dan muquf dari Nabi. (HR. Ahmad Dalam Kitab Musnadnya No. Hadis 16678 dan Dihasankan Imam Al-bani dan Kitab Shohihul Jami’ No. Hadis 1497)

4. Shaum sebagai penggugur dosa

  عن أبي هريرة؛ عن النبي صلى الله عليه وسلم: ((من صام رمضان إيماناً واحتساباً، غفر له ما تقدم من  ذنبه، ومن قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً، غفر له ما تقدم من ذنبه))  متفق على صحته

“Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shalallahu Alaihi wa Sallam: “ Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan ihtisaban (mengharap balasan dari Allah) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadr dengan iman dan mengharap balasan dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Mutafaqun Alaih)

5. Bagi yang shaum, Alloh sediakan pintu khusus disurga

  عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: فِي الْجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ، لاَ يَدْخُلُهُ إِلاَّ الصَّائِمُوْنَ (رواه البخارس)

Dari Sahl bin Said Radhiyallahu Anhu dari Nabi Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Surga ada delapan pintu, di dalamnya ada pintu yang dinamakan Ar Rayyan, tidak akan masuk dari pintu tersebut melainkan orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari)

6. Ramadhan merupakan bulan produktifitas amal

  عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما، قال: "كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أجود الناس، وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل، وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان، فيدارسه القرآن، فلرسول الله صلى الله عليه وسلم أجود بالخير من الريح المرسلة"، رواه البخاري

Dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu Anhuma, berkata: “Rasulullah adalah manusia paling pemurah, dan Beliau lebih pemurah lagi pada bulan Ramadhan, Jibril menemui Beliau setiap malamuntuk membacakan Al Qur’an, Rasulullah lebih pemurah dari angin yang berhembus.” (HR. Bukhari)

7. Ramadhan adalah bulan spesial disisi Alloh Swt

  عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (قال الله عزوجل: كل عمل بن آدم له إلا الصيام؛ فإنه لي وأنا أجزي به، والصيام جنّة، وإذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفث، ولا يصخب، فإن سابّه أحد أو قاتله فليقل: إني امرؤ صائم، والذي نفس محمد بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك، للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر فرح، وإذا لقي ربه فرح بصومه) رواه البخاري ومسلم.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: ( Allah Azza wa Jalla berfirman: “Setiap amal anak Adam adalah baginya kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk-Ku, Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai, jika kalian sedang berpuasa janganlah berkata kotor atau menghardik.Apabila seseorang mengumpat atau memusuhinya, katakan: “Aku sedang berpuasa.” Demi Dzat yang jiwa Muhammad ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari pada minyak wangi, bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, ketika berbuka puasa ia bergembira dan ketika bertemu Rabbnya ia gembira dengan pahala puasanya.” (HR. Bukhari Muslim)

8. Puasa ramadhan merupakan perisai bagi seorang mukmin

. عن عثمان بن عفان رضي الله عنه، قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: (الصيام جُنّة من النار، كجنّة أحدكم من القتال) رواه ابن ماجه.

Dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu berkata: “Aku mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Puasa adalah perisai, ibarat perisai kalian dalam perang.(HR. Ibnu Majah)

Dalam hadis lain rasul mengungkapkan :

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (الصيام جنّة وحصن حصين من النار) رواه أحمد.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda:“Puasa adalah benteng yang menjada dariapi Neraka.” (HR. Ibnu Majah)

9. Puasa ramadhan menjamin dijauhkan dari siksa neraka

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: (من صام يوماً في سبيل الله، باعد الله وجهه عن النار سبعين خريفاً) متفق عليه.

Dari Abu Said Al Khudri Radhiyallahu Anhu berkata, Aku mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, Dia akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 musim.” (Mutafaq Alaih)

10. Bagi yang rajin berpuasa, Alloh sediakan tempat khusus di surga

عن علي بن أبي طالب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (إن في الجنة غرفاً تُرى ظهورها من بطونها، وبطونها من ظهورها)، فقام أعرابي فقال: لمن هي يا رسول الله؟ قال: (لمن أطاب الكلام، وأطعم الطعام، وأدام الصيام، وصلى لله بالليل والناس نيام) رواه الترمذي.

Dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu berkata, Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya di dalam Surga ada sebuah kamar yang terlihat bagian luarnya dari dalam dan bagian dalamnya dari luar, lalu seorang Arab Badui berkata: “Untuk siapakan itu wahai Rasulullah?”Beliau bersabda: “Untuk orang yang perkataannya baik, suka memberi makan, membiasakan puasa dan shalat malam ketika manusia tidur.” (HR. Tirmidzi)

11. Puasa ramadhan menjamin syafa’at bagi pelakunya

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة، يقول الصيام: أي رب، منعته الطعام والشهوات بالنهار، فشفعني فيه، ويقول القرآن: منعته النوم بالليل، فشفعني فيه، فيشفعان) رواه أحمد.

Dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafaat bagi hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Wahai Rabb, ia telah menahan makan dan syahwatnya pada siang hari karena aku, izinkan aku memberi syafaat kepadanya. Alqur’an berkata: “Ia telah terjaga pada malam hari karena aku, izinkan aku memberi syafaat kepadanya, maka puasa dan shalat memberi syafaat kepadanya.” (HR. Ahmad)

12. Ramadhan bulan penuh keberkahan

 عن عمرو بن العاص رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحر) رواه مسلم.

Dari Amr bin Ash Radhiyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Beda antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim). Dalam hadis lain rasul bersabda :

 عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (السحور أكله بركة؛ فلا تدعوه ولو أن يجرع أحدكم جرعة من ماء؛ فإن الله عز وجل وملائكته يصلون على المتسحّرين) رواه أحمد وابن حبان

Dari Abu Said al Khudri Radhiyallahu Anhu berkata, bersabda Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam: “Makan sahur adalah berkah, jangan kalian tinggalkan meski hanya dengan seteguk air, sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla dan para malaikat mengucapkan salam kepada orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Demikianlah keutamaan-keutamaan bulan ramadhan. Tidak ada keutamaan yang melebihi keutamaan bulan ramadhan. Maka sungguh sangat rugi, bagi mereka yang melalaikan mengejar keutamaan demi keutamaan selama ramadhan. Sungguh sangat menyesal orang yang selalu menunda-nunda berbuat baik selama ramadhan. Apalagi ramadhan hanya sebulan lamanya. Puasa ramadhan hanya terjadi setahun sekali. Maka tugas kita selanjutnya adalah menyempurnakan ikhtiar, memantapkan langkah dan menguatkan pundak untuk terus berjalan menapaki  panjangnya perjalanan menuju kemuliaan. Panjangnya perjalanan menuju ridho dan surga-Nya. Karena pada akhirnya Alloh hanya melihat proses dan perjuangan kita menempuh itu semuanya. Wallohu A’lam.

foto: jo.arabiaweather.com


Share it on

Comment (0)


No Comment Yet


Leave a Comment

Membantu usaha seseorang, Akan mengubah dunia ini.